Thursday, August 18, 2016

Friendzone

Aku bingung harus memulianya darimana. Mungkin sejak awal kita kenal, kali pertama jari kita berpagutan atau kala tak sengaja kutemukan kamu sedang curi pandang kepadaku?
Entah.........
yang pasti, saat pagi menjelang... aku takut untuk membuka mata, aku takut apabila kau tak datang lagi.

Yashh.. quick date never gone wrong but sometimes it doesnt work as we expected to be, love in silent sometimes could be better and it's exactly what i do and feel right now. Mungkin aku yang terlalu baperan atau dia yang terlalu buat nyaman. entahlah hanya waktu yang bisa menjawabnya.


Dan sekarang aku hanya bisa "membayangkanmu"
.
mungkin ini adalah satu-satunya caraku untuk bertahan
sumpah... demi fly over janti yang panjang dan salak pondoh jogja yang manis nan merayu.. aku tak pandai menyimpan rindu.. aku tak sekuat kamu.

Aku gak ngerti aku lagi nulis apa tapi seriously aku beneran baper and what the f*ck aku ngerasa ini kaya bukan diriku sendiri, he has something that really attracted me. His eyes, jawline, smile and lips God... i cant even describe how perfect he is in my eyes.

Kemarin..
Aku biarkan rindu yang bercerita kepadaku
Aku biarkan ia menguasai pikiranku untuk sejenak
Tahukah kau betapa tersiksanya diriku menahan 5 hari untuk tidak berkomunikasi denganmu
aku biarkan ia becerita kepadaku tentang suaramu yang waktu itu...
Tentang kau yang malu-malu tapi mau, ketika jemarimu perlahan membuatku lemas dan anu...
lalu perlahan, senyumku mengembang padahal ia awalnya mengkristal

Last, semua tentangmu sudah kutuliskan diatas secarik kertas putih
kelak, bila nanti takdir tak menginkan kita bersama akan kususruhkan orang membacakan tentang kisah ini
tentang kau dan aku yang terjebak pada waktu
tentang kau dan aku yang tak menginkan bersama namun masih berharap
tentang kau dan aku yang berada dalam FRIENDZONE
dan....
kelak bila kau tinggalkan aku, ucapkan lah kata permisi sebab aku tidak suka ditinggalkan dengan alasan-alasan yang dibuat-buatkan.

~Gee

Thursday, August 11, 2016

STOLEN KISSES

He stoles my kiss, he holds my hand he whispers me something nice but at the end he told me that we are only a friend. I was suddenly feel so surprise and hell im so sad but i know who i exactly am for him, i dont wanna get mad to him because i sure am i cant doing that. 

I know him since the first time of orientation period in my new school and then we exchange our contact and keep texting for a while until he introduce me with his friends, shit thing happened after our second meet, something out of my control happened but chill dude we are still 'friend' it should be friend with benefit. Damn! I dont wanna fall in love with him  but at the same time i didnt wanna lose him.

Katanya hidup adalah pilihan, tapi mengapa aku tidak bisa memilih untuk diam bersamamu. Aku tahu ketidaksempurnaanku telah meruntuhkan niatanmu untuk dekat dengaku, Waktu ku bersamamu telah berubah menjadi sesuatu yang jalang, waktu telah berubah begitu pula dengan kau dan aku yang semakin lama semakin menjauh. Mengapa kita berusaha untuk saling menusukkan pisau padahal yang ada hanya kita berdua yang terkapar dalam kesengsaraan, mengapa kita berdua berusaha saling menjauh padahal yang ada adalah kita saling mencari dalam segala kepura-puraan. Dear kamu yang jauh disana yang entah melihat tulisan ini atau tidak, aku mencintai dalam kesunyian malam, mengharapkanmu seiring dengan munculnya fajar. sekarang dan mungkin 1001 malam lagi.