Thursday, January 11, 2018

What Is Morning After Pills?

Remember when I said that Indonesia needs sex education badly? Well, today I’m going to sharing about emergency contraceptive. 
Previously I had done a small interview with some random friend and the result is 14 out of 20 friends with the age between 18-25 years old age do not know what the emergency contraception is :(

Okay, now we get into the topic of our conversation
Jadi, a contraceptive emergency commonly known as Plan B or Morning After Pills. Sesuai namanya, alat kontrasepsi ini hanya digunakan ketika keadaan darurat. Apasih keadaan darurat itu? Keadaan Darurat  memang kemungkinannya sangat kecil tapi tetap ada, nah contohnya kontrasepsi yang digunakan gagal (kondom rusak/bocor or maybe IUD lepas) atau ketika ejakulasi secara tidak sengaja didalam vagina atau berhubungan sex tanpa kontrasepsi. Untuk mengingatkan lagi, emergency kontrasepsi ini idak digunakan secara rutin, jadi hanya digunakan ketika benar-benar dalam keadaan darurat.

Penting ga sih pakai emergency contraceptive ini? Nah, karna aku Pro-Life jadi buat aku ini penting daripada harus aborsi karena unwanted pregnancy unless kalian memang sudah siap punya anak dan menginkan anak. Emergency contraceptive ini last resort untuk mencegah terjadinya pembuahan yang berakibat pada kehamilan. Fungsinya apa? Fungsinya adalah untuk mengundur waktu dilepaskannya sel telur dari ovarium, dan membuat sel telur tidak menempel di dinding rahim (yang kemudian berkembang menjadi zigot, lalu janin)
Menurut  beberapa sumber, kontrasepsi darurat mengandung  hormone Levonogestrel yang berfungsi mencegah terjadinya ovulasi. Hormone ini juga bisa membuat perubahan terhadap dinding rahim yang ada di serviks, sehingga membuat sel sperma lebih susah masuk ke rahim dan membuat telur yang sudah dibuahi lebih susah untuk menempel ke dinding rahim.

Lalu, bagaimana cara mengonsumsi Morning After Pills?

Setahu aku dari info yang aku dapat, Morning After Pills sangat dianjurkan untuk dikonsumsi tidak lebih dari 72 jam (3 hari) setelah berhubungan sex, bahkan it would be better to consume it less than 48 hours after doing sex. Why? Karena semakin lama dikonsumsi setalah berhubungan seks tanpa protector maka semakin menurun juga efektivitasnya.


Dimana bisa membeli Morning After pills?

Seharusnya, bisa dibeli di apotek terdekat. Karena, based on my experience ketika aku  di Bali dan aku iseng tanya di salah satu apotek mereka dengan gampang memberi beberapa pilihan xD. Morning After Pills ini tidak membutuhkan prescription dari dokter, tapi entahlah masih banyak apotek yang meminta surat dokter dan tidak dipajang di etalase. Miris kan L padahal metode kontrasepsi ini bisa menurunkan tingkat aborsi karena unwanted pregnancy eh malah dibata-batasi (I’m so speechless).


Apa saja efek samping dari Morning After Pills? Yang paling sering itu mual, muntah, diare dan kram perut bahkan kadang bisa menunda menstruasi bisa juga membuat menstruasi lebih cepat (dalam siklus setelah mengonsumsi Plan B)
Berapa sih harga Morning After Pills? Take it cool, Morning After Pills is not as expensive as abortion pills ;) Harga normalnya 45.000 – 60.000 tapi terkadang ada yang jual lebih dari 100.000, tergantung kalian beli dimana sih biasanya.

Nah, aku percaya postingan aku kali ini agak sedikit kontroversial because first aku baru berumur 18 tahun dan I’m sure most of you wondering aku tahu hal-hal begini darimana or maybe most of you bahkan ngejudge I’m bitchy or whatever but dude, wake up. Ada banyak buku yang mengajarkan tentang sex edukasi (biasanya versi English lebih lengkap, well aku belum pernah baca yang versi Indonesia sih wkwk), karena sex edukasi buat aku itu very important. You’ll know how your body work so it is definetly not a taboo things and tidak membuat kalian jadi dosa ketika kalian mempelajarinya

Second, pasti banyak yang berdalih kalau dengan adanya Morning After Pills bisa bikin kita seenaknya berhubungan sexual, tapi to be honest aja toh manfaat kedepan jauh lebih besar daripada sekedar masalah moral ;) lagipula Indonesia masih memiliki banyak masalah dari sekedar masalah-masalah moral yang buat aku is not a big deal.


Dengan adanya Morning After Pills, banyak pihak yang bisa mencegah agar tidak harus menanggung sakitnya abortion. Because abortion is not the last resort to stop unwanted pregnancy :)

No comments:

Post a Comment